Emiliano Sala Tolak Naik Kereta, Cardiff City Merasa Bersalah

Jawapos.com – Nasib buruk yang diduga menimpa Emiliano Sala sangat disesalkan Cardiff City. Pihak klub Premier League Inggris itu merasa bersalah telah menawari tiket kereta untuk Sala. Hingga akhinya Sala memilih gunakan pesawat pribadi yang justru kemudian menghilang.

Cardiff City mengaku sempat menawarkan Emiliano Sala untuk datang ke Cardiff dari Nantes menggunakan jalur darat. Namun, Sala menolaknya dan memutuskan untuk menggunakan pesawat.

“Tadinya dia akan menaiki kereta dari Nantes ke Paris, kemudian dari Paris ke Heathrow. Lalu dilanjutkan berkendara ke Cardiff,” ucap Chairman Cardiff City, Mehmet Dalman dilansir dari Skysport.

Namun, pemain berdarah Argentina-Italia tersebut menolak tawaran tersebut. Dia menilai perjalanan menggunakan kereta api terlalu lama, sehingga memutuskan untuk menaiki pesawat.

“Atas tawaran tersebut, dia memutuskan untuk menjadwalkan rencana kedatangannya sendiri. Sebab, dia ingin dapat lebih cepat (sampai di Cardiff),” ungkap Dalman.

Kendati demikian, Mahmet tidak menyalahkan putusan Sala. Sebaliknya dia justru merasa klubnya yang menjadi penyebab Sala memutuskan untuk naik pesawat.

“Kami telah melihat hal itu dan terdapat cukup bukti bahwa Cardiff yang bertanggung jawab telah  menawarkan pemain untuk membuat jadwal keberangkatan. Dia memilih penerbangan komersial,” imbuhnya.

Agen pemain, Mark McKay juga turut merasa jadi penyebab Sala memutuskan menaiki pesawat. Sebab saat itu dia telah menyusun rencana kepergian Sala menggunakan penerbangan.

“Saya bisa pastikan bahwa Emiliano membuat saya dan agennya, Meissa N’Diaye, sadar bahwa dirinya ingin kembali ke Nantes setelah melakukan pemeriksaan kesehatan dan menandatangani kontrak pada Jumat. Jadi saya mulai menjadwalkan kepergian menggunakan jet pribadi untuk membawanya ke Nantes Sabtu pagi,” tuturnya.

Sekadar info, kepergian Sala ke Kota Cardiff adalah untuk menghadiri penandatanganan kontrak kepindahannya dari FC Nantes ke Cardiff City FC. Namun, dalam perjalanan tersebut, pesawat yang ditumpanginya hilang kontak ketika memasuki daerah Guernsey. Hingga berita ini diturunkan, otoritas setempat masih berusaha mencari keberadaan pesawat tersebut.

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : Bintang Rahmat