Striker Crystal Palace Kembali Mendapat Perlakuan Rasial

JawaPos.com – Rasisme dalam dunia sepak bola Inggris sepertinya memang susah punah. Kali ini, tindakan rasial menimpa striker Crystal Palace, Wilfried Zaha. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (6/4) kemarin, usai timnya meraih kemenangan atas Newcastle dengan skor 1-0.

Tiba-tiba saja seseorang tidak dikenal lewan akun Twitter @ffsDubravka mengirimkan pesan pribadi bernada rasialis kepada Zaha. Sang pemilik akun menuduh Zaha melakukan diving sehingga Newscastle terkena hukuman penalti.

Seperti monyet yang diving,” tulis akun tersebut. Tak lama kemudian, akun tersebut dihapus oleh pemiliknya.

Ini bukan pertama kalinya Zaha terkena kasus rasial. Pada 2018, ia juga sempat mengalami kasus serupa saat Crystal Palace berhasil menahan imbang Arsenal 2-2. Waktu itu, selain dihina, keluarga Zaha juga ikut mendapat ancaman pembunuhan.

Sebagai info, di hari yang sama kasus rasisme juga menimpa pemain Derby County, Duane Holmes usai pertandingan kontra Brentford. Saat itu tiba-tiba suporter tim lawan menghampirinya dan mencacinya dengan nada rasial.

Kejadian kedua menimpa pesepak bola klub Wigan Athletic, Nathan Byrne. Ia mendapat pesan pribadi yang menghinanya dengan kata-kata budak sampah.