Tak Tahan Tekanan, Paul Scholes Mundur Hanya Lewat Pesan Singkat

JawaPos.com – Karir Paul Scholes sebagai manajer klub gagal total. Hanya satu bulan menjadi ahli strategi Oldham Athletic, eks bintang Manchester United itu menyatakan mundur. Parahnya, Scholes memberi tahu kepada manajemen klub soal pengunduran dirinya hanya lewat pesan singkat.

Setelah Gary Neville, kini giliran Paul Scholes yang tak mampu bertahan lama sebagai manajer klub. Jumat (15/3), Scholes memilih meninggalkan bench Oldham Athletic. Padahal dia baru memegang tugas sebagai tactician Oldham pada 11 Februari lalu.

Artinya, Scholes baru 31 hari merasakan pahitnya menjadi pelatih. Sesuatu yang selalu dia kritisi selama jadi pundit. ”Meski awalnya, saya berharap karir saya berjalan 18 bulan (sesuai kontrak),” ungkap legenda Manchester United berusia 44 tahun itu, dilansir BBC Sport.

Apakah pengunduran dirinya disebabkan kuping Scholes panas gara-gara performa jelek Latics, julukan Oldham. Maklum di tangannya, dari enam laga, Peter Clarke dkk hanya sekali menang.

Lantas lima laga lainnya berakhir dengan tiga kali imbang plus dua kali kalah. Simon Stone, pundit di BBC Sport, menyebut ada faktor owner klub Abdallah Lemsagam yang terlalu jauh mencampuri kinerja Scholes dalam kasus pengunduran diri sang manajer.

Bahkan, dalam situs resmi klub, Lemsagam balik menyerang Scholes. Dia mengungkapkan, sang manajer mundur cuma lewat teks pesan singkat (SMS).

”Seharusnya dia datang ke Chapel Road (kamp latihan Oldham). Mungkin kami bisa sedikit ngobrol. Bukan hanya lewat teks,”’ ketusnya.

Di persepak bolaan Inggris, Scholes menjadi pelatih dengan masa tugas tersingkat ketiga dalam sejarah. Sebelumnya ada Micky Adams yang hanya 13 hari menangani Swansea pada musim 1997. Lalu Paul Hart yang 28 hari di Queen Park Rangers (QPR) pada akhir 2009 silam. 

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : (ren)